Team Labfor Pun Mengamankan Barang Yang Di Duga Untuk Mengolah Bom

Team Labfor Pun Mengamankan Barang Yang Di Duga Untuk Mengolah Bom – Kepolisian Wilayah (Polda) Metro Jaya tangkap satu orang tersangka teroris berkenaan hasil bom di salah satunya toko handphone (telpon pegang) ‘Wanky Cell’ di Bekasi, tempo hari. Pemeran atas nama Rafli dikira masih berkenaan jaringan teroris Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung.

” Terduga merupakan kepala, mempunyai arti ia yg mengkoordinir dari mereka yg udah kita melakukan penangkapan, ” kata Kepala Sektor Interaksi Penduduk (Kabid Humas) Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Argo Yuwono di Bekasi, Kamis (9/5) .

Argo membetulkan penangkapan Rafli adalah hasil peningkatan dari penangkapan beberapa tersangka teroris di Bekasi saat lalu.

Tidak hanya itu, diungkapkan Argo, dari dua bom yg diketemukan di toko handphone itu, satu diantaranya udah dilaksanakan perbuatan disposal atau diledakkan, Rabu (8/5) malam waktu 21. 00 WIB.

Dan buat satu bom yang lain, kata Argo, idenya bakal dilaksanakan perbuatan disposal dalam hari ini. Argo menyebutkan team penjinak bom, laboratorium forensik (labfor) , serta Indonesia Automatic Fingerprint Identification Sistim (Inafis) tengah mengerjakan olah tempat peristiwa masalah (TKP) penemuan bom. Argo mengatakan hasil dari olah TKP ada beberapa barang yg ikut ditangkap.

” Menemukannya ada sekian banyak yang ada relevansinya dengan bom, ialah kabel serta udah dibawa Jibom, ” kata Argo.

Tidak hanya itu, team Labfor pun menyelamatkan beberapa barang yg dikira dimanfaatkan buat mengolah bom. Dan team Inafis, kata Argo, menyelamatkan sidik jari yg diketemukan di toko handphone itu.

Disamping itu, team Densus 88 menyelamatkan barang untuk bukti berwujud buku-buku terkait belajar bikin bahan peledak serta terkait internet. ” Ada buku-buku yg dua belajar buat bikin bahan peledak serta terkait internet disana, ” kata Argo. Di area pun diketemukan beberapa tulisan akan tetapi belum didapati pastinya tujuan serta maksud tulisan itu.

Awal mulanya, Densus 88 Antiteror Polri tangkap delapan tersangka teroris jaringan Jamaah Ansharut Daulah (JAD) Lampung saat tiga hari. Delapan tersangka teroris ini diamankan di wilayah yg tidak sama ialah Bitung, Tegal, serta Bekasi pada Kamis (2/5) , Sabtu (4/5) , serta Minggu (5/5) .

Penangkapan tersangka teroris yg dilaksanakan pada Sabtu (4/5) serta Minggu (5/5) berasal dari penangkapan dua terduga di Bitung, Sulawesi Utara, ialah RH serta M, pada Kamis (2/5) . Terangka RH serta M diamankan ketika mau naik kapal dari Bitung ketujuan Poso.

Densus 88 pun tangkap tiga tersangka teroris, ialah MI (32) yg diamankan di Perumahan Jaka Kencana, Bekasi ; IF (19) diamankan di Jl Dr Ratna Jati Bening, Bekasi ; serta T (25) diamankan di Jl Cluster The California, Bekasi. T terpaksa sekali ditembak lantaran melempar bom menuju Densus 88. Penangkapan ketiganya dilaksanakan pada Minggu (5/5) .