Sampai Hari Ini Rp 4 Miliar Telah Disalurkan BUMN Untuk Korban Tsunami

Agen Casino

Sampai Hari Ini Rp 4 Miliar Telah Disalurkan BUMN Untuk Korban Tsunami – S/d ini hari (29/12), pertolongan Tubuh Usaha Punya Negara (BUMN) untuk penduduk Banten serta Lampung yang terdampak musibah tsunami Selat Sunda sampai lebih dari Rp 4 miliar. Bantuan-bantuan itu dialirkan berbentuk berbentuk makanan siap saji, obat-obatan, air minum, selimut, alat mandi, sembako serta keperluan sehari-sehari yang lain.

Selain itu, BUMN juga mengalirkan tenaga medis, tabung gas Pertamina, tenda, dapur umum, alat berat (Excavator), ambulans sampai vaksin tetanus serta flu untuk penduduk terdampak musibah.

“Saat peristiwa BUMN sudag berjalan cepat serta pentingnya konsentrasi pada pemulihan service publik seperti listrik, telekomunikasi sampai BBM,” kata Menteri Rini Soemarno disela kunjungan kerjanya ke Posko-Posko BUMN yang berada di Kabupaten Pandeglang, Sabtu (29/12).

Saat peristiwa, Kementerian BUMN langsung juga menunjuk dua BUMN menjadi koordinator penyaluran pertolongan di lokasi Lampung serta Banten. PTPN III bertindak selaku koordinator pertolongan di Lampung sedang Krakatau Steel bertindak selaku koordinator pertolongan di Banten.

Dibawah kordinasi PTPN III, pertolongan BUMN untuk Lampung selama ini terhimpun dana pertolongan BUMN sejumlah kira-kira Rp 1,27 Miliar. Sesaat dibawah kordinasi Krakatau Steel, pertolongan BUMN untuk Banten telah terhimpun sejumlah kira-kira Rp 3 Miliar.

Bantuan-bantuan itu datang dari kolaborasi BUMN pada PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Layanan Raharja (Persero), PT Pindad (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Hutama Karya (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk, PT Bio Farma (Persero), PT Kimia Farma (Persero) Tbk, PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk, PT Perkebunan Nusantara III (Persero), Perum Jamkrindo, PT Askrindo (Persero), PT Adhi Karya (Persero) Tbk, Perum Bulog, PT PGN Tbk, PT Taspen (Persero), PT Asuransi Jasindo (Persero), PT Layanan Raharja (Persero), PT Angkasa Pura II (Persero), PT Askrindo (Persero), PT Bukit Asam Tbk, PT Semen Baturaja (Persero) Tbk serta PT PELNI (Persero). Jumlahnya pertolongan juga selalu makin bertambah bersamaan dengan menambahnya BUMN yang berperan serta dalam penyaluran pertolongan itu.

Usaha mengawasi kestabilan keperluan daya di daerah yang terdampak bencana juga sudah dikerjakan dengan optimal. Di mana PLN sudah sukses memulihkan 100 % keadaan kelistrikan di Banten serta Lampung.

Diluar itu, Pertamina ikut sudah menyiagakan 425 pangkalan elpiji 3 kg di lokasi Kabupaten Pandeglang untuk mengamankan supply pasca-bencana tsunami. Dengan perincian sekitar 121 pangkalan disiagakan menyebar di 10 Kecamatan terdampak tsunami di Kabupaten Pandeglang. Sedang 304 pangkalan yang lain menyebar di lokasi kabupaten Pandeglang yang tidak terdampak tsunami. Tidak cuma itu, s/d 28 Desember 2018, Pertamina ikut ikut mengalirkan pertolongan BBM serta LPG untuk beberapa daerah di Banten yang terdampak musibah dengan nilai plus dari Rp 461 juta.

Mengenai PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk sudah pastikan jika semua service TelkomGroup baik seluler ataupun non seluler berperan dengan normal. “Dengan bekal pengalaman cepat responsif saat musibah gempa Lombok serta Palu, kami meyakini BUMN dapat bekerjasama dengan baik bersama dengan BNPB serta TNI/Polri dalam menanggulangi musibah Tsunami di Banten serta Lampung,” papar Menteri Rini.

Menteri Rini ikut menggerakkan BUMN untuk selekasnya menyiapkan tempat tinggal sesaat buat penduduk Banten serta Lampung yang kehilangan tempat tinggalnya karena musibah tsunami Selat Sunda waktu lalu. Kedatangan tempat tinggal sesaat dipandang begitu penting supaya mereka yang kehilangan rumah dapat berlindung dari hujan serta sinar matahari.

“Buat mereka yang tempat tinggalnya hancur, serta saat ini ikut musim hujan, begitu penting buat mereka dapat mempunyai tempat tinggal sesaat yang diperlengkapi dengan MCK yang baik serta tersedianya air bersih. Hingga mereka juga bekerja kembali seperti biasa. Oleh karena itu kami akan dorong BUMN bangun tempat tinggal sesaat,” kata Menteri Rini.

Setelah itu, kata Menteri Rini, BUMN akan berkordinasi dengan Pemerintah Daerah untuk mencari area yang pas dibangunkan tempat tinggal sesaat. Untuk step awal, huntara gagasannya akan dibuat di Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang.

“Saya juga bicara dengan Bupati Pandeglang serta Camat Sumur untuk memberikan dimana titik-titiknya, kelak akan dilakukan tindakan oleh BUMN termasuk PLN akan menyambungkan listriknya ke area huntara itu,” tambah Rini.

Ada mengikuti Menteri Rini dalam kunjungan kerja itu Sekretaris Kementerian BUMN Imam Apriyanto Putro, Deputi Layanan Keuangan, Survey serta Konsultan Kementerian BUMN Gatot Trihargo, Deputi Bagian Pertambangan, Industri Strategis serta Alat Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno, Direktur Penting PLN Sofyan Basir, Direktur Penting Hutama Karya Bintang Perbowo, Direktur Penting Krakatau Steel Silmy Karim serta beberapa direksi BUMN yang lain.

Di Pandeglang, tidak hanya mengevaluasi posko BUMN bersama sarana dapur biasanya, Menteri Rini bersama dengan rombongan sudah sempat mengevaluasi lokasi pesisir yang terdampak musibah tsunami Selat Sunda sangat kronis. Sesudah itu, Menteri Rini juga sudah sempat mengevaluasi tersedianya stock BBM Pertamina di TBBM Tanjung Gerem, Cilegon.