Home / berita umum / Oknum Guru di Situbondo Dipolisikan Karena Diduga Tilap Rp 3,5 Miliar

Oknum Guru di Situbondo Dipolisikan Karena Diduga Tilap Rp 3,5 Miliar

Oknum Guru di Situbondo Dipolisikan Karena Diduga Tilap Rp 3,5 Miliar – Guru di satu diantaranya SD swasta di Situbondo ini dilaporkan ke polisi lantaran dikira mengerjakan penipuan. Menurut satu diantaranya kuasa hukum korban, keseluruhan uang yg ditilap pelaku guru itu capai Rp 3, 5 miliar.

Wanita berinisial HNH (25) dikira mengerjakan penipuan berkedok kerja sama usaha mukena. Wanita asal Kecamatan Panarukan itu menjanjikan keuntungan Rp 800 ribu dari tiap-tiap penanaman modal buat satu kodi mukena yg nilainya Rp 2, 4 juta.

Keuntungan itu bakal diraih tiap-tiap bulan serta makin bertambah Rp 200 ribu, apabila anggota bisa menarik anggota atau pemberi modal yang lain. Sebelumnya kerja sama usaha itu berjalan mulus, sampai banyak pihak yg tergiur masuk. Gak tanggung-tanggung, sekarang keseluruhan modal yg dikira ditilap HNH diramalkan capai Rp 3, 5 miliar.

” Ada lebih kurang 10 koordinator yg membawahi beberapa ratus anggota. Keseluruhan seluruh diramalkan capai Rp 3, 5 miliar. Tetapi sekarang baru satu koordinator atas nama Rony yg melapor ke polisi. Konsumen saya ini dirugikan Rp 837, 5 juta dari lebih kurang 40-an orang anggota sebagai anggotanya. Koordinator yg beda mungkin tetap tunggu modal dikembalikan, ” kata Kuasa Hukum Rony Andi Martha Lukmantya, Supriyono terhadap wartawan di Situbondo, Rabu (27/2/2019) .

Perkiraan penipuan yg dikerjakan HNH dianggap mengundang hasrat serta termasuk rapi. HNH berkilah punyai kerja sama seperti koperasi beberapa ponpes di Jawa Timur, bahkan juga sampai Batam. Termasuk juga sejumlah pondok pesantren populer di Situbondo.

Atas kerja sama itu, HNH menyatakan terima banyak pesanan mukena sampai diperlukan banyak modal. Dalam kerja sama usaha yg dilaksanakan sejak mulai pertengahan 2018, HNH dengan cara teratur menyerahkan keuntungan terhadap banyak anggota tiap-tiap bulannya.

Bukan hanya dari Situbondo saja, anggota usaha HNH ikut banyak yang datang di luar daerah, termasuk juga Jember serta Madura. Nominal modal yg ditanam lantas beraneka, dari beberapa puluh sampai beberapa ratus juta.

” Ada anggota yg hingga jual mobilnya buat turut usaha ini. Juga ada yg keuntungannya tak diambil, namun langsung ikut serta jadi modal kembali, ” tambah Supriyono.

Tetapi sejak mulai bulan November 2018, pencairan keuntungan mulai macet. Terasa ada yg tak beres, mulai saat itu banyak anggota yg memohon modal dikembalikan. Tetapi sampai saat ini HNH cuma berikan janji, serta sejumlah anggota sampaikan soal itu ke polisi.

” Perkiraan penipuan ini bertambah fakta udah kami mendatangi sejumlah pondok pesantren yg ujarnya merajut kerja sama usaha mukena itu. Nyata-nyatanya kerja sama itu tak ada alias bohong. Maka dari itu kami mendorong kepolisian buat lekas menyelidiki perkara ini, ” pungkas Supriyono.

About admin

Judi Slot Online