Home / berita umum / Merugikan Negara Di Tuntut 15 Tahun Penjara

Merugikan Negara Di Tuntut 15 Tahun Penjara

Merugikan Negara Di Tuntut 15 Tahun Penjara – You can run but you can’t hide. Ungkapan jaksa KPK itu tercetus kala membacakan tuntutan utk Setya Novanto.

Waktu ini ketokan palu majelis hakim yg memvonis Novanto mengakhiri ‘drama’ panjang pengusutan persoalan korupsi project e-KTP yg menjerat eks Ketua DPR itu. Hakim menilainya 15 th. mendekam di penjara jadi hukuman setimpal atas perbuatan Novanto yg dikira terima aliran duwit USD 7, 3 juta juga arloji Richard Mille seharga USD 135 ribu itu.

Seperti apa perjalanan Novanto dimulai dari duduk di kursi pesakitan sampai selanjutnya divonis, selanjutnya fakta-fakta yg dirangkum, Rabu (25/4/2018) :

Persidangan Novanto berasal pada 13 Desember 2017. Kala itu jaksa KPK sampai majelis hakim pernah kelabakan berkat Novanto senantiasa menunduk serta tak menjawab pertanyaan hakim lantaran mengakui sakit.

Hakim hingga tunda sidang sampai 7 jam utk melihat situasi kesehatan Novanto. Sampai selanjutnya, 4 orang dokter melihat situasi kesehatan Novanto serta akhirnya Novanto dikira dalam situasi sehat utk menekuni persidangan.

Novanto kembali bermain andil dalam sidang-sidang seterusnya. Sangkalan buat sangkalan diungkapkan Novanto atas dakwaan KPK.

Bahkan juga sampai menekuni pengecekan menjadi terdakwa, Novanto masih menolak terima USD 7, 3 juta dari project e-KTP. Novanto tambah menuding 10 orang yang lain yg disebutnya terima duwit haram itu.

Kelanjutannnya, Novanto hadapi tuntutan jaksa pada Kamis, 29 Maret 2018. Jaksa memanggil perjalanan pengusutan persoalan korupsi e-KTP pada Novanto penuh liku dimulai dari drama kecelakaan Novanto sampai pembacaan surat dakwaan yg tertahan hingga 7 jam.

” Saksi utama bunuh diri, drama menabrak tiang listrik, serta tunda pembacaan dakwaan sepanjang 7 jam, ” ucap jaksa KPK Irene Putri kala membacakan surat tuntutan kala itu.

Akan tetapi, jaksa masih yakin USD 7, 3 juta itu diperuntukan utk Novanto walaupun dengan cara fisik duit itu tak di terima Novanto. Kepercayaan ini menurut jaksa bersumber pada keharmonisan saksi juga rekaman hasil sadapan.

Novanto lantas dituntut hukuman pidana penjara sepanjang 16 th. serta denda Rp 1 miliar subsider 6 bln. kurungan. Tdk cuma itu, Novanto diperintah membayar duit pengganti seputar USD 7, 4 miliar dikurangi pengembalian duit Rp 5 miliar yg udah di terima KPK juga dicabut hak politiknya sepanjang 5 th..

Novanto tak tinggal diam. Dia membela diri lewat pleidoi pada 13 April serta menolak seluruh tudingan jaksa.

Sekuat apa pun Novanto membela diri, ketetapan masih ada di tangan majelis hakim. Vonis 15 th. penjara serta denda Rp 500 juta subsider 6 bln. kurungan dijatuhkan pada Novanto.

Hakim juga memohon Novanto membayar duit pengganti USD 7, 4 juta dikurangi pengembalian duit Rp 5 miliar. Akan tetapi, hakim menilainya Novanto tak perlu kembalikan duit menjadi rubah arloji Richard Mille yg pernah diterimanya, lantaran udah dikembalikan ke Andi Narogong.

Tidak hanya itu, hak politik Novanto utk di ambil serta menentukan juga menduduki jabatan umum sepanjang 5 th. sejak mulai terlepas dari pemidaannya. Lantas, permohonan justice collaborator (JC) Novanto juga tidak diterima hakim, sama dengan tuntutan jaksa KPK.

Baik KPK atau Novanto masihlah berpikir utk ajukan banding atas putusan itu. Seandainya ke dua pihak terima jadi putusan itu udah berkekuatan hukum masih atau inkrah maka Novanto mampu dieksekusi ke instansi pemasyarakatan (lapas)

About admin

Judi Slot Online