Karena Menhamili Pacarnya Lekaki didenda 100 Juta Oleh Pengadilan

Karena Menhamili Pacarnya Lekaki didenda 100 Juta Oleh Pengadilan – Pengadilan Negeri (PN) Bekasi beri hukuman satu orang lelaki gak bertanggung-jawab buat membayar Rp 100 juta lantaran menghamili kekasihnya. Bagaimana ceritanya?

Berdasar pada kabar yg disatukan detikcom, Kamis (4/7/2019) , kejadian pilu itu berasal kala korban diperkenalkan temannya dengan pria inisial F pada 24 Juli 2015. Baru pertama kenalan, F udah memohon ciuman kala membawa korban pulang ke tempat tinggalnya.

Sesudah itu, mereka mulai pacaran. F beberapa kali membawa korban terjalin tubuh, namun korban terus menampik.

Pada 25 Desember 2016, cowok membawa ceweknya pergi ke toko boneka. Akan tetapi, mendadak kendaraan dibelokkan menuju hotel di wilayah Bekasi.

Si cewek mulainya sangsi namun tidak sanggup menampik lantaran cowok jadi berang. Di kamar hotel, cewek itu selanjutnya digagahi. Keperawanan cewek hilang sekejap.

Sesudah itu, si cowok mengulang-ulang persetubuhan itu beberapa kali serta si cewek tidak dapat menentangnya. Kehamilan tak terselamatkan.

Kala perut bertambah menjadi membesar, si cowok memperlancar jurus hidung belang. Dimulai dari lenyap sampai tak ingin bertanggung-jawab. Bahkan juga, si cowok menyentak serta memohon si cewek menggugurkan janjin dengan memerintah minum jamu-jamu tradisionil.

Akan tetapi jalan Tuhan berbicara lain. Janin itu terus berkembang sampai bayi itu lahir pada 31 Januari 2018. Walaupun lahir sehat, akan tetapi kesehatan si bayi terus mengalami penurunan sampai wafat 1, 5 bulan kemudian.

Hidup si cewek hancur sekejap!

Si cewek selanjutnya melayangkan tuntutan ke si cowok lantaran si cowok udah sungguh-sungguh tak dapat diminta tanggung jawab. Si cewek memohon majelis hakim beri hukuman si cowok buat berikan rubah rugi materil Rp 100 juta serta kerugian immateril Rp 5 miliar. Si cewek pun memohon uang paksa (dwangsom) sebesar Rp 1 juta buat sehari-hari keterlambatan dalam mengerjakan ketetapan seusai miliki kapabilitas hukum tetap.

Gayung bersambut. Majelis hakim dengan ketua majelis ialah Abdul Ropik yg beranggotakan Adi Ismet serta Donald Panggabean meluluskan sejumlah tuntutan itu.

” Tuntutan diwujudkan sejumlah, ” kata jubir PN Bekasi Djuyamto terhadap wartawan, Kamis (4/7/2019) .

Majelis menjelaskan dengan cara hukum pria hidung belang itu udah melaksanakan aksi menentang hukum. Oleh maka itu, jadi PN Bekasi beri hukuman banyak Tergugat dengan cara tanggung renteng membayar kerugian materiel Rp 100 juta.

” Tergugat banding, ” kata Djuyamto.