Difabel Yang Pantang Menyerah

Agen Casino

Difabel Yang Pantang Menyerah – Meski difabel, Dede Atmo Pernoto, tetaplah mempunyai semangat. Pria yang akrab di kenal dengan nama Dede Yusuf ini jadi driver ojek on-line di daerah Tegal, Jawa Tengah. Untuk narik ojek on-line, Dede memakai motor roda tiga.

Jauh sebelumnya jadi driver ojek on-line, Dede telah lama mengendarai motor roda tiga. Mulai sejak 2011 pria yang umum gunakan kursi roda itu memakai motor roda tiga buat mobilitasnya.

Dahulu, th. 2011, keluarga terasa cemas saat Dede mengendarai motor roda tiga sendiri. Bahkan juga, pengalaman pahit sempat dirasakannya.

” Memanglah pengalaman itu juga saya alami saat saya cocok sekali lagi jalan kesenggol sepeda motor yang bawa keranjang ayam. Setang (motor) saya kesenggol, pada akhirnya saya terguling hingga luka di muka. Tapi juga itu bukanlah patah semangat. Jadi itu jadikan saya lebih waspada sekali lagi di jalan, ” narasi Dede terhadap detikOto.

Saat itu, keluarga begitu mencemaskan Dede. Bahkan juga ada yang hingga menangis serta mengharapkan Dede tidak mengendarai motor sekali lagi.

” Tapi saya berfikir, bila saya tidak ke mana-mana sekali lagi kelak saya terisolasi, tidak dapat menyaksikan dunia luar. Pada akhirnya saya memberikan keyakinan terhadap keluarga kalau saya juga akan baik-baik saja, serta saya juga akan waspada di jalan, ” kata Dede.

Tapi itu peristiwa dahulu, jauh sebelumnya Dede jadi driver ojek on-line. Kini, Dede telah mengantongi SIM D. Dede juga ditunjuk menjadi pelopor keselamatan berkendara oleh Polres Tegal di Slawi.

” Di situ saya serta rekan-rekan beda memperoleh kursus buat kriteria permintaan buat SIM D. Di situ pada akhirnya kami ditunjuk oleh pihak Polres Tegal di Slawi jadi pelopor keselamatan berkendara sepeda motor. Saya ada juga pembinaan-pembinaan bagaimana berkendara di jalan, ” kata Dede.

Sebagai pelopor keselamatan berkendara, Dede mempunyai peranan memfasilitasi rekan-rekan difabel yang belum juga miliki SIM. Bersama Dede, difabel beda yang belum juga miliki SIM D juga akan sama-sama share.

” Kami tujukan ke Polres hingga miliki SIM D dengan ikuti semuanya sistem hingga halang rintang (ujian prakrtik) . Bila tak ada kursus takutnya rekan-rekan difabel sembarangan di jalan, jadi ada kursus itu, itu yang buat kami dapat tahu bagaimana caranya pemakai di jalan, rambu-rambu dan seterusnya, ” papar Dede.

Sepanjang jadi driver ojek on-line, Dede senantiasa menyelesaikan order-ordernya. Saat ketemu pelanggan ojek on-line juga jadikan Dede menjadi pengalaman.

” Itu pengalaman buat saya serta buat orang-orang kalau saya dapat buat mengantarkan s/d usai. Saya memperlihatkan saat terima orderan sekali lagi serta hingga usai, serta tanggapan positif dari orang-orang juga banyak, ” ucap Dede.